Capek lompat-lompat banyak tool AI, tapi campaign tetap nggak nutup target?
Brief ke copywriter AI di satu tempat, bikin angle iklan di tempat lain, cek konten organik di tools berbeda lagi. Timeline penuh, browser tab numpuk — tapi lead yang masuk tetap tipis.
Masalahnya bukan kurang tools — tapi waktu & fokus bocor di mana-mana
Sebagai digital marketer, kamu bukan kekurangan fitur. Kamu kekurangan satu sistem kerja yang ngumpulin semua kerjaan kreatif & strategis di satu tempat yang bisa dipakai sendiri, tim, atau agency.
-
Jam kerja habis buat hal yang harusnya bisa di-automateBrief manual, copas hasil AI, bersih-bersihin format, masukkin ke deck, baru dikirim ke client — satu campaign kecil bisa makan 3–4 jam hanya buat pekerjaan repetitif.
-
Campaign kelar, tapi nggak punya “resep” yang bisa diulangIde angle dan hook bagus sering kebuang di chat atau file acak. Bulan depan mulai lagi dari nol, padahal sudah ada kombinasi yang perform di akun lain.
-
Langganan tools numpuk, jarang dipakai maksimalCopywriting tools, planner, AI chat, notes, reporting SaaS — tiap bulan auto debit jalan, tapi di tim cuma 1–2 orang yang benar-benar pakai.
Setiap jam yang kamu habiskan di hal teknis = jam yang nggak kepakai buat mikirin strategi, optimasi funnel, atau ngobrol sama client high-ticket.
Sementara kompetitor yang sudah rapiin sistem dengan AI sudah:
- naikkan frekuensi testing creative tanpa nambah orang,
- kirim report yang bikin client ngerti dan betah,
- dan pitching retainer baru dengan confidence karena workflow sudah kebentuk.
Cara mainnya memang berubah: masalahnya bukan di skill ngiklan kamu, tapi di cara kamu mengatur kerjaan kreatif & analitik di era AI.
Dashboard yang ngumpulin 10 tools AI marketing dalam satu tampilan: dari riset, ideation, copywriting, sampai reporting. Kamu tinggal sambungkan API key GPT/Claude/Gemini yang kamu punya, dan Marketiva jadi “ruang kerja AI” buat tim & client kamu.
Bayar Rp 299.000 sekali selama promo. Tidak ada biaya per seat, tidak ada perpanjangan tahunan.
10 AI tools dalam 1 dashboard, disusun mengikuti cara kamu kerja
Bukan kumpulan prompt acak. Marketiva dibagi jadi blok kerja nyata: Research → Offer → Creative → Distribution → Reporting. Setiap tool didesain supaya output satu bisa langsung dipakai di tool berikutnya.
-
RAudience Deep Dive
Gali pain, desire, dan bahasa sehari-hari target kamu. Output-nya bisa langsung kamu pakai di brief atau angle iklan. -
OOffer Angle Mapper
Bikin beberapa angle campaign (price based, speed, authority, risk reversal, dll) yang siap diuji di berbagai channel. -
FFunnel Blueprint
Petakan funnel dari iklan → landing → follow-up, lengkap dengan peran tiap konten.
-
AAd Copy Lab
Generate variasi copy untuk Meta, Google, TikTok dari angle yang sudah kamu setujui. Ada mode “agresif” dan “soft sell” biar bisa disesuaikan per brand. -
CContent Calendar Builder
Susun 30 hari konten organik (hook, angle, CTA) dengan ritme edukasi–story–jual yang seimbang. -
SScript & Caption Generator
Dari video pendek sampai thread edukasi, semua tetap on-brand dengan voice yang kamu tentukan di awal.
-
EEmail & DM Follow-up
Template follow-up untuk lead dingin, hangat, dan client existing. Bisa diadaptasi ke WA blast atau DM campaign. -
RClient Report Simplifier
Kamu input angka mentah; Marketiva susun narasi report yang mudah dicerna client — lengkap dengan highlight apa yang akan dioptimasi bulan depan. -
MMeeting Prep Assistant
Siapkan agenda & talking points untuk weekly call dengan client berdasarkan progress yang kamu catat.
Marketiva tidak mengunci kamu ke satu provider. Kamu bebas atur kombinasi model sesuai kebutuhan dan budget.
Kamu bisa mulai dari paket API paling kecil dari provider pilihanmu. Marketiva hanya jadi “otak workflow”-nya, bukan yang menambahkan biaya bulanan.
Biar nanti bukan kamu saja yang bilang “workflow-nya enak”
Bagian ini sengaja kami siapkan supaya kamu bisa langsung tempel bukti asli dari campaign atau client kamu. Isi dengan angka nyata begitu kamu mulai pakai Marketiva di project pertama.
Contoh angle: sebelum Marketiva, pusing bagi waktu untuk creative & reporting; setelah Marketiva, bisa naikkan jumlah client tanpa lembur berlebihan.
Bayar sekali, pakai selamanya — tanpa subscription bulanan
Marketiva didesain sebagai asset kerja jangka panjang, bukan biaya langganan yang diam-diam menggerus marginmu tiap bulan.
-
✓Akses lifetime ke dashboard Marketiva dengan 10 AI marketing tools (research, offer, creative, distribution, reporting).
-
✓Fitur BYOK multi-model (GPT, Claude, Gemini) — kamu yang atur key & limit per project/client.
-
✓Resell rights: kamu boleh bundling Marketiva sebagai bagian dari penawaran digital product / mentorship / layanan agency kamu (sesuai terms yang nanti kami kirim).
-
✓Agency management panel untuk memisahkan workspace tiap client, lengkap dengan catatan campaign & template yang bisa di-duplicate.
-
✓Update fitur inti tanpa biaya tambahan selama produk aktif — bayar sekali, nggak ada biaya per seat.
Marketiva membutuhkan API key dari provider AI (GPT/Claude/Gemini). Biaya pemakaian model tersebut langsung dibayar ke provider oleh kamu, supaya transparan & bisa disesuaikan budget. Marketiva tidak mengambil markup dari situ.
-
✓Kalau kamu tipe marketer yang senang eksperimen dan testing, Marketiva akan terasa seperti upgrade besar di kecepatan kerja.
-
✓Kalau kamu cuma ingin “AI ngerjain semuanya” tanpa mau sentuh strategi, produk ini kemungkinan bukan buat kamu.
-
✓Kalau kamu agency owner yang ingin tambah value di penawaran (misal: kasih akses dashboard ke client), Marketiva sangat masuk.
Siap hentikan drama “banyak tools, sedikit hasil”?
Marketiva menggabungkan 10 tools AI marketing, model favoritmu (GPT, Claude, Gemini), dan mode agency dalam satu dashboard. Bayar sekali, pakai selamanya, dan jadikan ini “ruang kontrol campaign” yang bisa kamu bawa ke mana pun.